detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 10/11/2013 03:07 WIB

TNI AD Bantah Heli MI-17 Jatuh Akibat Kelebihan Muatan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Pihak TNI AD membantah salah satu penyebab jatuhnya heli MI-17 dikarenakan kelebihan muatan. Total ada 19 orang dalam heli itu dan mengangkut setengah ton bahan bangunan untuk pembuatan pos perbatasan.

"Dari segi muatan tidak ada masalah," ujar Kepala Penerangan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Rukman Ahmad, di Mabes TNI AD, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2013).

Ahmad menjelaskan kegiatan seperti ini sudah seringkali dilakukan sebelumnya. Angkutan udara dilakukan karena jalur menuju ke Pos Bulan tidak bisa dilalui melalui jalur darat dan air atau sungai.

"Muatan maksimal 3 ton dan total yang diangkat itu 1,8 ton," sebutnya.

Namun, pihak TNI belum bisa menjelaskan penyebab pasti jatuhnya heli tersebut. Pihak TNI juga menjanjikan mengantarkan semua jenazah ke daerah asalnya masing-masing dengan menggunakan pesawat cassa.

Hari minggu ini akan dilakukan evakuasi kepada korban yang berada tempat lokasi jatuhnya heli. Heli dengan model yang sama akan digunakan sebagai salah satu alat evakuasi.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fiq/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%