detikcom
Minggu, 10/11/2013 03:07 WIB

TNI AD Bantah Heli MI-17 Jatuh Akibat Kelebihan Muatan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Pihak TNI AD membantah salah satu penyebab jatuhnya heli MI-17 dikarenakan kelebihan muatan. Total ada 19 orang dalam heli itu dan mengangkut setengah ton bahan bangunan untuk pembuatan pos perbatasan.

"Dari segi muatan tidak ada masalah," ujar Kepala Penerangan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Rukman Ahmad, di Mabes TNI AD, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2013).

Ahmad menjelaskan kegiatan seperti ini sudah seringkali dilakukan sebelumnya. Angkutan udara dilakukan karena jalur menuju ke Pos Bulan tidak bisa dilalui melalui jalur darat dan air atau sungai.

"Muatan maksimal 3 ton dan total yang diangkat itu 1,8 ton," sebutnya.

Namun, pihak TNI belum bisa menjelaskan penyebab pasti jatuhnya heli tersebut. Pihak TNI juga menjanjikan mengantarkan semua jenazah ke daerah asalnya masing-masing dengan menggunakan pesawat cassa.

Hari minggu ini akan dilakukan evakuasi kepada korban yang berada tempat lokasi jatuhnya heli. Heli dengan model yang sama akan digunakan sebagai salah satu alat evakuasi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fiq/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%