detikcom

Jumat, 08/11/2013 14:33 WIB

Dirjen PAS Baru

Menanti Kiprah Sosok Sederhana Handoyo Sudrajat Benahi Lapas

Dhani Irawan - detikNews
Jakarta - Handoyo Sudradjat terpilih sebagai Dirjen PAS yang baru. Mantan Deputi Pengawasan Internal KPK itu selama ini dikenal sebagai sosok yang sederhana. Sebuah modal besar untuk memberantas praktek sogok yang kabarnya masih mengakar di instansi tersebut.

"Saya datang dari luar, apa yang saya sampaikan ke pansel, apa yang saya lihat dari luar, ketika di dalam tentu berbeda lagi. Dari situlah skala prioritas saya harus bisa menyusun," ujar Handoyo di Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (8/11/2013).

Handoyo Sudradjat lahir di Magelang pada 22 April 1956. Alumnus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) ini lama meniti karier kepegawaiannya di BPKP hingga menjabat sebagai Kasubdit di Deputi Investigasi BPKP. Pada tahun 2005, Handoyo memulai karier di KPK.

Di lembaga antirasuah ini, Handoyo dipercaya menjadi Direktur Pengaduan Masyarakat yang 3 (tiga) tahun kemudian dipromosikan sebagai Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK. Dipercaya selama 8 (delapan) tahun di lembaga antirasuah setidaknya menunjukkan bahwa kinerja dan integritasnya tidak perlu diragukan.

Handoyo dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan pekerja keras. Oleh bawahannya ia dikenal sebagai pemimpin yang selalu ikut terjun ke lapangan. "Pak Handoyo selalu mendampingi anak buah kalau turun di lapangan. Bukan berarti tidak percaya anak buah, tetapi beliau ingin menunjukkan bahwa beliau pun siap menghadapi resiko," kata mantan bawahannya.

Dari LHKPN per Mei 2010, harta kekayaan Handoyo yang berupa harta tidak bergerak diketahui sebesar Rp 214.652.000,- berupa tanah dan bangunan di Jakarta Timur. Sedangkan harta bergerak berupa 2 (dua) buah mobil dan lain-lain sebesar Rp 396.343.013,- . Setelah dikurangi hutang sebesar Rp 250 juta, total kekayaan Handoyo per Mei 2010 sebesar Rp 360.995.013.

Kekayaannya yang 'cuma' Rp 360 juta itu, pernah menjadi bahan pertanyaan anggota dewan komisi hukum ketika Handoyo menjalani fit and proper test untuk menjadi pimpinan KPK periode 2012-2016.

Dalam upaya pembenahan pemasyarakatan, ada 3 (tiga) solusi yang diajukan Handoyo, yaitu: 1) review regulasi dan SOP yang dapat memiliki dampak dari hulu sampai hilir permasalahan, 2) manajemen sumber daya manusia dari mulai rekrutmen, pembinaan, pengembangan sampai dengan pensiun, dan 3) perbaikan sarana dan prasarana.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%