detikcom
Selasa, 05/11/2013 06:22 WIB

Hacker dari Indonesia Diberitakan Retas Ratusan Situs Australia

Prins David Saut - detikNews
Ilustrasi (Reuters)
Jakarta - Akibat dari penyadapan yang dilakukan pihak Australia di Indonesia, sejumlah hacker melakukan serangan balasan di dunia maya. Akibatnya ratusan situs Australia mulai dari rumah sakit hingga yayasan amal menjadi korban.

Seperti yang dikutip dari Sydney Morning Herald, Selasa (5/11/2013), situs rumah sakit terbesar di Queensland hingga yayasan anak penderita kanker dan yayasan amal anti perbudakan di Australia menjadi korban hack. Tercatat lebih dari 100 situs Australia telah diretas.

Salah satu kelompok hacker yang menyebut dirinya Java Cyber Army mengklaim telah melakukan peretasan tersebut mengaku melakukan hal ini karena pemerintah Australia menyadap Indonesia. Mereka tak akan berhenti sampai Australia mengaku telah melakukan aksi spionase di Indonesia.

"Katakan pada pemerintah Anda (Australia), kami akan menghentikan ini jika ada pengakuan dan penjelasan atas kegiatan mata-mata di Indonesia," kata juru bicara Tentara Cyber ​​Java melalui akun facebook mereka.

Sementara itu, situs Rumah Sakit Wesley yang juga menjadi korban peretasan itu membuat sejumlah pasiennya resah. Keresahan timbul karena banyak informasi pasien dalam situs tersebut, namun pihak rumah sakit menjamin tak ada informasi pasien yang bocor.

Hanya sedikit korban peretasan ini yang berhasil memulihkan situsnya pada Senin (4/11) sore. Polisi federal Australia pun tidak bergerak menyelidiki peretasan ini karena sasarannya bukan badan pemerintahan setempat.

Kelompok Java Cyber Army dari Indonesia Cyber Army ini juga mengklaim sebagai bagian dari kelompok peretas terbesar di dunia Anonymous. Sejumlah korban aksi retas ini menyayangkan yayasan sosial dan rumah sakit yang menjadi korbannya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%