Detik.com News
Detik.com
Jumat, 01/11/2013 17:45 WIB

13 Foto Bugil Kapolsek Tersebar karena HP Hilang, Polisi Buru Pengunggah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Polda Jawa Tengah terus melakukan penyelidikan terkait tersebarnya foto porno Kapolsek di Wonogiri AKP MS di internet. Polisi saat ini terus mencari pelaku penyebaran 13 foto tersebut.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk menyelidiki penyebar foto-foto itu.

"Terkait cyber crime masih kami koordinasikan dengan Bareskrim untuk penyelidikan," kata Dwi di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (1/11/2013).

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan jika penyebaran foto porno tersebut berawal dari hilangnya telepon seluler milik AKP MS. Kemudian seseorang menemukannya dan meng-upload ke sebuah blog.

"Jadi hilang HP-nya, kemudian hal yang sifatnya pribadi ditemukan dan disebarkan," pungkas Kapolda.

Terkait sanksi yang jatuhkan kepada AKP MS, lanjut Dwi, masih menunggu pemeriksaan. Meski demikian saat ini yang bersangkutan sudah dinonaktifkan dari tugasnya.

"Dilihat dulu pelanggaran disiplin atau pidana. Ini kami nonaktifkan dulu nanti lihat tingkat kesalahannya," tegasnya.

Diketahui 13 foto tersebut di-upload 28 September lalu di sebuah blog internet hingga akhirnya tersebar luas. Pada foto-foto itu terlihat polisi berpangkat AKP berpose mulai dari membuka baju, memegang dada, memamerkan alat kelamin, hingga telanjang bulat.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%