Detik.com News
Detik.com
Selasa, 29/10/2013 11:12 WIB

Foto Perempuan Syur adalah Polwan Sespri Kapolda Lampung

Andri Haryanto - detikNews
Foto Perempuan Syur adalah Polwan Sespri Kapolda Lampung Seragam polisi di dalam foto (Ist)
Jakarta - Kapolda Lampung Brigjen Polisi Heru Winarko membenarkan foto perempuan bugil adalah staf sekretaris pribadinya. Hingga saat ini Bidang Propam Polda Lampung masih mendalami kasus tersebut.

"Itu lagi diproses penyelidikan. Kami juga baru tahunya kemarin. Langsung kami proses di Bidang Propam Polda Lampung," kata Heru usai prosesi Serah Terima Jabatan Kapolri, di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (29/10/2013).

Untuk saat ini Polwan tersebut dalam status dibebastugaskan, terhitung sejak merebaknya peredaran foto seronok sejak tadi malam. "Kan ada prosedurnya, jelas itu," kata Heru.

Disinggung mengenai satuan tugas sang Polwan, Heru membenarkan bila foto perempuan bugil itu bertugas sebagai staf Sespri Polda Lampung. "Sudah lima tahun. Jadi, saya datang (menjabat Kapolda) sudah jadi Sespri," jawab Heru.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ahy/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%