detikcom
Selasa, 29/10/2013 03:10 WIB

Dua Ormas Bentrok di Jalan Percetakan Negara Jakpus

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Dua ormas terlibat bentrokan. Kali ini terjadi di Jalan Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Polisi sudah berada di lokasi kejadian.

"Petugas sudah di sana," kata petugas piket Polsek Cempaka Putih saat dihubungi pukul 03.01 WIB, Selasa (29/10/2013).

Si petugas tidak menjawab ketika ditanya ormas yang terlibat bentrok. "Itu yang tadi," jawabnya sambil menutup sambungan telepon.

TMC Polda Metro Jaya melalui akun twitternya menyebut terjadi tawuran di dekat SMK 14.
"Tawuran antar Ormas di sktr SMK 14 Jl. Percetakan Negara Jakpus, agar hati2 apabila sdg melintas & msh penanganan Petugas Polri," begitu isi pesan yang disampaikan pukul 02.35 WIB.

Sebelumnya bentrokan dua ormas juga terjadi pada Senin (28/10) jelang dini hari. Belum diketahui ada tidaknya kaitan bentrokan di Cempaka Putih dengan kejadian sebelumnya di Kemayoran, Jakpus.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/nvc)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%