Senin, 28/10/2013 12:43 WIB

Lelang Kepsek Hanya untuk PNS Golongan III C yang Berdinas di DKI

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan melelang jabatan kepala sekolah. Pesertanya terbatas, hanya untuk guru PNS yang berdinas di DKI Jakarta.

"Nantinya yang jadi kepala sekolah harus guru dari golongan III C," kata Kadisdik DKI Jakarta Taufiq Yudi Mulyanto kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (28/10/2013).

Taufiq mengatakan guru honorer tak diperkenankan untuk ikut lelang jabatan. Begitu juga dengan guru dari luar Jakarta.

"Tidak bisa guru dari luar kemudian melamar," ujarnya.

Persiapan untuk lelang jabatan ini terus dilakukan. Dalam waktu dekat Pemprov akan membuka pendaftaran.

"Semua sudah dibikin modul sesuai dengan SKPD lainnya. Semua sedang digodok lagi dengan sekda," tutur Taufiq.

Pada Jumat lalu, Gubernur Jokowi menyebutkan tujuan lelang kepsek itu. "Tujuannya mendapatkan pejabat yang punya kompetensi di bidangnya. Kepemimpinannya dan kemampuan manajemennya, karena memang itu yang dibutuhkan, dan yang penting mau melayani," kata Jokowi yang sebelumnya juga melelang jabatan lurah dan camat ini.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%