detikcom
Minggu, 27/10/2013 18:17 WIB

Teriakan Floren di Rumah Adiguna Sutowo yang Memecah Kesunyian Malam

Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Floren menabrak pagar rumah dan merusak sejumlah properti milik Adiguna Sutowo di Pulogadung, Jakarta Timur. Tak hanya itu, dia juga teriak-teriak sambil mencari istri kedua Adiguna, Vika Dewayani.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, Floren berteriak tak lama setelah menabrakkan mobil Mercy ke pagar. Dia mencari Vika, yang saat itu sedang berada di Bali.

"Pelaku keluar dari mobil sambil teriak-teriak manggil nama korban dan masuk ke garasi dan membanting TV 21 inchi," kata Rikwanto dalam pesan singkat kepada detikcom, Minggu (27/10/2013).

Teriakan Floren rupanya tak berhenti di situ. Dia juga kembali berteriak setelah menusuk mobil Lexus dengan payung. Floren mencari Vika sambil mengancam akan melakukan penganiayaan.

"Kemudian dilerai oleh sopir Bapak Adiguna Sutowo atas nama Dariyono," terangnya.

Setelah itu, Floren ditenangkan oleh pria bernama Hendry yang disebut sebagai orang suruhan Adiguna. Wanita yang digambarkan masih muda dan cantik itu pun akhirnya pergi dari TKP bersama Hendry.

Hingga kini, polisi belum mengamankan Floren.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/iqb)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%