detikcom
Minggu, 27/10/2013 13:38 WIB

Si Cantik Penabrak Rumah Adiguna Bernama Florence?

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Istri Adiguna Sutowo, Vika Dewayani, sudah melapor ke Polres Jakarta Timur terkait kasus perusakan pagar dan mobil di kediamannya. Polisi memastikan wanita berinisial F sebagai pelakunya. Siapa F?

Keterangan sejumlah saksi yang dihimpun di lokasi kejadian, di Pulomas, Jakarta Timur, menyebut nama Florence. Menurut warga yang tinggal di lokasi, nama itu diketahui karena ada salah satu penghuni rumah Adiguna yang mengenalinya.

Saat dikonfirmasi soal ini, polisi belum mau membocorkan siapa nama lengkap F. Mereka menegaskan, masih melakukan penyelidikan.

"Yang jelas pelakunya ketangkap dulu baru bisa dilakukan pemeriksaan," ucap Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP M Saleh.

Sementara, kuasa hukum Vika Dewayanti, Syarifuddin Noor, juga tidak tahu siapa yang dimaksud polisi dengan inisial F. Yang jelas, dia tak pernah menyebut nama tertentu saat mengadu ke polisi Sabtu malam tadi.

"Ibu nggak pernah menyebut nama seseorang. Mending tunggu saja penyelidikan polisi, jangan berspekulasi," terang Syarifuddin.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(edo/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close