detikcom

Minggu, 27/10/2013 13:38 WIB

Si Cantik Penabrak Rumah Adiguna Bernama Florence?

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Istri Adiguna Sutowo, Vika Dewayani, sudah melapor ke Polres Jakarta Timur terkait kasus perusakan pagar dan mobil di kediamannya. Polisi memastikan wanita berinisial F sebagai pelakunya. Siapa F?

Keterangan sejumlah saksi yang dihimpun di lokasi kejadian, di Pulomas, Jakarta Timur, menyebut nama Florence. Menurut warga yang tinggal di lokasi, nama itu diketahui karena ada salah satu penghuni rumah Adiguna yang mengenalinya.

Saat dikonfirmasi soal ini, polisi belum mau membocorkan siapa nama lengkap F. Mereka menegaskan, masih melakukan penyelidikan.

"Yang jelas pelakunya ketangkap dulu baru bisa dilakukan pemeriksaan," ucap Kasat Reskrim Polres Jaktim AKBP M Saleh.

Sementara, kuasa hukum Vika Dewayanti, Syarifuddin Noor, juga tidak tahu siapa yang dimaksud polisi dengan inisial F. Yang jelas, dia tak pernah menyebut nama tertentu saat mengadu ke polisi Sabtu malam tadi.

"Ibu nggak pernah menyebut nama seseorang. Mending tunggu saja penyelidikan polisi, jangan berspekulasi," terang Syarifuddin.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(edo/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%