Rabu, 23/10/2013 01:31 WIB

Dinas Sosial DKI Klaim Telah Bina 3.025 Anak Jalanan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk melakukan pembinaan terhadap anak jalanan (anjal) di Jakarta. Saat ini Dinas Sosial DKI Jakarta sudah membina sebanyak 3.025 anjal atau 45,6% dari total 6.631 anjal di Jakarta.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Kian Kelana mengatakan, jumlah penanganan anjal di Jakarta semakin meningkat. Pihaknya melakukan pembinaan terhadap anjal di Jakarta dengan cara menyediakan rumah singgah yang tersebar di lima wilayah DKI.

"DKI Jakarta sudah mempunyai rumah singgah untuk anjal. Rumah singgah tersebut berfungsi memberikan bekal keterampilan kepada anak jalanan. Sehingga nantinya anak jalanan bisa hidup mandiri tanpa bergantung dengan orang lain," ujar Kian saat berbincang dengan wartawan, Selasa (22/10/2013).

Penanganan anjal tersebut melalui Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA). Rumah singgah yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta ada sebanyak 26 rumah. Yaitu, lima rumah singgah di Jakarta Pusat, lima rumah singgah di Jakarta Utara, empat rumah singgah di Jakarta Barat, empat rumah singgah di Jakarta Selatan dan delapan rumah singgah di Jakarta Timur.

"Agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Kami melibatkan rumah singgah satuan bakti pekerja sosial (sakti peksos) untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada anjal dan keluarganya," kata Kian.

Kian pun berharap, bagi anjal yang sudah mendapat pembinaan segera bisa hidup mandiri, sehingga dana bantuan PKSA bisa diberikan kepada anjal yang belum tertangani program tersebut.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%