detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 23/10/2013 01:31 WIB

Dinas Sosial DKI Klaim Telah Bina 3.025 Anak Jalanan

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk melakukan pembinaan terhadap anak jalanan (anjal) di Jakarta. Saat ini Dinas Sosial DKI Jakarta sudah membina sebanyak 3.025 anjal atau 45,6% dari total 6.631 anjal di Jakarta.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Kian Kelana mengatakan, jumlah penanganan anjal di Jakarta semakin meningkat. Pihaknya melakukan pembinaan terhadap anjal di Jakarta dengan cara menyediakan rumah singgah yang tersebar di lima wilayah DKI.

"DKI Jakarta sudah mempunyai rumah singgah untuk anjal. Rumah singgah tersebut berfungsi memberikan bekal keterampilan kepada anak jalanan. Sehingga nantinya anak jalanan bisa hidup mandiri tanpa bergantung dengan orang lain," ujar Kian saat berbincang dengan wartawan, Selasa (22/10/2013).

Penanganan anjal tersebut melalui Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA). Rumah singgah yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta ada sebanyak 26 rumah. Yaitu, lima rumah singgah di Jakarta Pusat, lima rumah singgah di Jakarta Utara, empat rumah singgah di Jakarta Barat, empat rumah singgah di Jakarta Selatan dan delapan rumah singgah di Jakarta Timur.

"Agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Kami melibatkan rumah singgah satuan bakti pekerja sosial (sakti peksos) untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada anjal dan keluarganya," kata Kian.

Kian pun berharap, bagi anjal yang sudah mendapat pembinaan segera bisa hidup mandiri, sehingga dana bantuan PKSA bisa diberikan kepada anjal yang belum tertangani program tersebut.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(jor/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%