Selasa, 22/10/2013 16:44 WIB

Ratusan Ribu Kosmetik Palsu dan Berbahaya Ditemukan di Pasar Asemka

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Balai Besar POM Jakarta menggeledah empat gudang di gedung lama Pasar Asemka, Jakarta Pusat. Di dalam operasi ini ditemukan ribuan dus berisi kosmetik palsu, ilegal dan berbahaya bagi kesehatan.

"Jumlahnya ada ratusan ribu item, ada ribuan dus. Ada krim pemutih, sabun dan macam-macam," ujar Kepala Balai Besar POM Jakarta Sri Utami Ekaningtyas kepada wartawan di Gedung Lama Asemka, Jakarta Barat, Selasa (22/10/2013).

Seluruh barang temuan tersimpan dalam 4 gudang di lantai empat milik tersangka CB. Penggeledahan ini dilakukan setelah dilakukan penyelidikan selama 3 bulan.

"Sudah kami lidik 3 bulan. Informasi dari daerah-daerah yang kulakan di sini," lanjutnya.

Kosmetik-kosmetik ini diduga telah dipasarkan ke seluruh di daerah Indonesia. Belum bisa dirilis kisaran nilai barang-barang temuan ini, namun diperkirakan nilainya mencapai miliaran rupiah.

"Bisa sampai (miliaran)," kata Sri.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%