detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 22/10/2013 11:15 WIB

'Balas Pantun' Nurhayati vs Kubu Jokowi

Ahmad Toriq - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 7 Next »
Jakarta - Waketum Partai Demokrat (PD) Nurhayati Ali Assegaf ramai dibicarakan karena keberaniannya mengkritik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sedang naik daun. Dia berkomentar soal kebakaran hingga mengungkit penolakan Jokowi terhadap program mobil murah yang dicanangkan pemerintah pusat.

Serangan Nurhayati ini tak urung menuai reaksi. Jokowi bertanya-tanya kaitan dirinya dengan kebakaran yang terjadi di Jakarta. Gerindra juga memberikan pembelaan. Namun Nurhayati berkukuh, hal yang dikatakannya berdasarkan data.

Berikut 'balas pantun' Nurhayati dengan kubu Jokowi:



Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%