Detik.com News
Detik.com
Senin, 21/10/2013 17:25 WIB

Cinta Maut Holy

Hilang Jabatan Seksi karena Holy

PASTI LIBERTI MAPPAPA - detikNews
Hilang Jabatan Seksi karena Holy
Jakarta - Petugas keamanan Perumahan Taman Pulo Indah awalnya bingung gerbang kompleks sampai harus ditutup menjelang kedatangan undangan acara khitanan di rumah Gatot Supiartono. Namun mereka mafhum setelah melihat deretan pembesar, termasuk Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, datang ke acara khitanan anak di rumah pria berambut keperakan itu.

Petugas sekuriti perumahan di bilangan Penggilingan, Jakarta Timur, itu, Alex, biasa melihat Gatot ke luar rumah mengenakan celana pendek dan berjalan kaki buat belanja ke minimarket. Makanya saya enggak menyangka dia orang penting, kata Alex dalam fokus majalah detik edisi 99.

Sudaris, yang sudah sebelas tahun menjaga keamanan Taman Pulo, mengaku tidak tahu banyak soal Gatot. Namun pria 54 tahun itu, kata dia, terkenal royal karena selalu memberikan tunjangan hari raya lebih besar dibanding warga kompleks yang lain.

Lain lagi kisah warga Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur. Tetangga rumah masa kecil Gatot itu mengenal dia dan keluarganya sebagai raja kontrakan, yang punya delapan unit rumah buat disewakan.

Mereka baru tahu Gatot punya koneksi hingga pejabat tinggi saat ibunya, Supini, meninggal. Saat itu banyak karangan bunga dukacita dari menteri. Wakil Presiden Boediono juga datang melayat, kata Ahmad Rum, ketua RT di rumah orang tua Gatot itu.

***

Tulisan selengkapnya bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 99, 21 Oktober 2013). Edisi ini mengupas tuntas Holy Angela dengan tema Cinta Maut Holy. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional Novel Neraka untuk Andi, Internasional Teka-teki Kematian Yasser Arafat, Ekonomi Nobel untuk Peramal Kiamat Ekonomi, Wisata Mengejar Perawan Jeju, rubrik Seni Hiburan dan review Film Captain Phillips, Komik Video Bunda Putri, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(iy/iy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%