detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 21/10/2013 17:25 WIB

Cinta Maut Holy

Hilang Jabatan Seksi karena Holy

PASTI LIBERTI MAPPAPA - detikNews
Jakarta - Petugas keamanan Perumahan Taman Pulo Indah awalnya bingung gerbang kompleks sampai harus ditutup menjelang kedatangan undangan acara khitanan di rumah Gatot Supiartono. Namun mereka mafhum setelah melihat deretan pembesar, termasuk Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, datang ke acara khitanan anak di rumah pria berambut keperakan itu.

Petugas sekuriti perumahan di bilangan Penggilingan, Jakarta Timur, itu, Alex, biasa melihat Gatot ke luar rumah mengenakan celana pendek dan berjalan kaki buat belanja ke minimarket. “Makanya saya enggak menyangka dia orang penting,” kata Alex dalam fokus majalah detik edisi 99.

Sudaris, yang sudah sebelas tahun menjaga keamanan Taman Pulo, mengaku tidak tahu banyak soal Gatot. Namun pria 54 tahun itu, kata dia, terkenal royal karena selalu memberikan tunjangan hari raya lebih besar dibanding warga kompleks yang lain.

Lain lagi kisah warga Kayu Jati, Rawamangun, Jakarta Timur. Tetangga rumah masa kecil Gatot itu mengenal dia dan keluarganya sebagai “raja kontrakan”, yang punya delapan unit rumah buat disewakan.

Mereka baru tahu Gatot punya koneksi hingga pejabat tinggi saat ibunya, Supini, meninggal. Saat itu banyak karangan bunga dukacita dari menteri. “Wakil Presiden Boediono juga datang melayat,” kata Ahmad Rum, ketua RT di rumah orang tua Gatot itu.

***

Tulisan selengkapnya bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 99, 21 Oktober 2013). Edisi ini mengupas tuntas Holy Angela dengan tema ‘Cinta Maut Holy’. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘Novel Neraka untuk Andi’, Internasional ‘Teka-teki Kematian Yasser Arafat’, Ekonomi ‘Nobel untuk Peramal Kiamat Ekonomi’, Wisata ‘Mengejar Perawan Jeju’, rubrik Seni Hiburan dan review Film ‘Captain Phillips’, Komik Video ‘Bunda Putri’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(iy/iy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%