detikcom
Senin, 21/10/2013 01:25 WIB

Perampok Bongkar Brankas Gudang Minyak, Rp 900 Juta Raib

Muchus Budi R. - detikNews
Halaman 1 dari 2
Karanganyar - Aksi perampokan terjadi di sebuah gudang minyak milik CV Vinoli Makmur di Karanganyar. Setelah melumpuhkan petugas jaga, perampok membongkar paksa brankas berisi uang tunai milik perusahaan. Uang sejumlah lebih dari Rp 900 juta dibawa lari kawanan perampok.

Perampokan terjadi Minggu (20/10/2013) petang di gudang minyak milik CV Vinoli Makmur yang terletak di Tegalwinangun, Kelurahan Tegalgede, Kabupaten Karanganyar, Jateng. Perampokan terjadi saat gudang sudah tutup dan pelaku melumpuhkan petugas jaga pabrik.

Menurut sumber di kepolisian setempat, dari pemeriksaan saksi-saksi diketahui bahwa perampokan itu didahului aksi pura-pura para pelaku untuk memperdaya satpam bernama Herry Winarno yang saat itu sedang berjaga sendirian.

Ada pelaku yang mengetuk pintu pabrik dan berdalih akan menukarkan uang, namun ditolak Herry dengan alasan sudah tutup. Selanjutnya datang lagi pelaku lain yang mengetuk pintu dengan pura-pura meminta nomor telepon kantor gudang. Herry membukakan pintu gudang yang dijaganya.

Pada saat Herry berbalik untuk mengambil HP-nya yang berada di ruang jaga, Herry langsung diserang pelaku. Dari arah belakang, dia dipukul di bagian tengkuk. Selain itu juga mendapat pukul keras menggunakan gagang pisau di bagian dahinya.

Selanjutnya, di bawah todongan pisau, Herry digiring oleh dua pelaku ke arah ruang jaga. Dalam pengakuannya kepada polisi, satpam yang malang itu kemudian diikat dengan lakban dan ditelungkupkan di kursi penjagaan dengan posisi kepala ditutupi jaket.

Diperkirakan pada saat itulah para pelaku menjarah isi brankas gudang di bagian belakang. Brankas besi itu dibongkar paksa dengan mesin las. Sekitar dua jam setelah penyekapan, Herry baru tertolong oleh seorang petugas gudang pabrik yang kebetulan melintas dan mendengar suara meminta bantuan. Selanjutnya mereka melapor polisi.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mbr/ahy)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%