Detik.com News
Detik.com

Jumat, 18/10/2013 14:12 WIB

Hari ke-368 Jokowi

Jokowi Murka Saat Sidak ke Walikota Jaktim, Banting Berkas dan Pintu Mobil

Ray Jordan - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jokowi Murka Saat Sidak ke Walikota Jaktim, Banting Berkas dan Pintu Mobil Jokowi sidak di Wali Kota Jakarta Timur (Jordan/ detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan mendadak (sidak) ke Kantor Wali Kota Jakarta Timur di kawasan Pulogebang. Saat sidak, Jokowi tampak tak puas dan sempat menunjukkan raut muka kecewa.

Jokowi tiba di kantor Wali Kota Jakarta Timur pukul 12.50 WIB, Jumat (18/10/2013). Jokowi yang tampak mengenakan baju khas Betawi tersebut langsung menuju ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Saya mau lihat formulir TDP (tanda daftar perusahaan)," ujar Jokowi.

"Oh iya Pak, ini formulirnya," ujar salah seorang petugas jaga PTSP Wali Kota Jakarta Timur.

"Setelah saya isi ini, apa lagi tahapannya? Dibawa ke mana?" kata Jokowi.

"Dibawa ke atas Pak, ditandatangani sama Kasudin UMKM," kata petugas itu.

"Ya. Ini saya bawa ke atas ya," kata Jokowi.Next

Halaman 1 2 3

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%