Detik.com News
Detik.com

Jumat, 18/10/2013 01:15 WIB

Rombongan Peziarah Kecelakaan di Pasuruan, 2 Kritis dan 8 Luka Berat

Muhajir Arifin - detikNews
Pasuruan - Mobil Elf pembawa rombongan peziarah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sedarum, Nguling, Pasuruan, Kamis (17/10/2013) malam. 2 Penumpang kritis dan 8 lainnya mengalami luka berat.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Isuzu Elf bernomor polisi W 7021 AE yang disopiri Soleh melaju kencang dari arah barat atau Surabaya menuju Probolinggo. Di lokasi kejadian, tiba-tiba seorang pengendara motor mengangkut rumput hendak menyeberang ke arah kanan.

Saat Elf mengarah ke kanan karena menghindari pemotor, di saat bersamaan datang truk bermuatan pasir dari arah berlawan. Tabrakan antara kedua kendaraan tak terhindarkan. Elf menabrak bagian samping truk hingga ringsek.

"Setelah terjadi tabrakan, truk langsung kabur. Anggota masih melakukan pengejaran," kata Kaposlantas Sedarum, Aipda Fatkul Anwar di lokasi.

Seluruh korban luka dan kritis yang semua penumpang Elf kemudian dilarikan ke RSUD Tongas Kabupaten Probolinggo. Tangis histeris langsung pecah saat keluarga korban berdatangan ke ruang perawatan instalasi gawat darurat. Mereka tak kuasa melihat kondisi anggota keluarganya yang mengalami luka.

Para korban kecelakaan yakni Jumanto (40), Juani (35), Sunalam (45), Tihami (43), Pak Suripah (50), Bu Suripah (50), Hotim (30) dan Halimah (35). Mereka semua warga Tongas Kabupaten Probolinggo. 2 Orang kritis dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang.

Selain itu, sopir Elf, Soleh (30) warga juga mengalami luka berat dan mendapatkan perawatan intensif.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%
MustRead close