detikcom

Sabtu, 12/10/2013 23:23 WIB

Updated

KPK Perpanjang Cegah Eks Kepala Bappebti Terkait Dugaan Suap Kuburan

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - KPK memperpanjang pencegahan untuk mantan Kepala Bappebti Syahrul Raja Sempurnajaya dan dua pihak swasta. Perpanjangan pencegahan mereka dimulai 10 Oktober kemarin lusa.

Informasi yang diterima detikcom, Sabtu (12/10/2013), dua pihak swasta yang dicegah adalah Komisaris PT Garinda Perkasa Ida Nurraida dan Herlina Triana Diehl.

Syahrul sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Dia diduga sebagai pemegang saham PT Garindo Perkasa sebagai perusahaan yang akan menggarap lahan makam tersebut. Syahrul diduga telah melanggar pasal 5 ayat 1 atau pasal 13 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU no 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Direktur PT Garindo Perkasa juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama beberapa waktu yang lalu karena diduga memberi uang suap kepada ketua DPRD Bogor Iyus Djuher. Selain keduanya, KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan izin TPBU di kabupaten Bogor ini telah menetapkan empat tersangka lainnya, yakni Pegawai Pemkab Bogor Listo Welly Sabu, PNS Pemkab Bogor Usep Jumeno, Direktur utama PT Garindo Perkasa Sentot Susilo dan direktur PT Garindo Perkasa Nana Supriatna.

Berikut data mereka yang pencegahannya diperpanjang oleh KPK:

1. Syahrul Raja Sempurnajaya
TTL: Tanjung Karang, 20 Oktober 1954
Pekerjaan: mantan Kepala Bappebti
Surat Keputusan KPK No. KEP-722/01-23/10/2013 tanggal 10 Oktober 2013 terkait korupsi pembangunan TPBU di Bogor.

2. Ida Nurraida
TTL: Majalengka, 16 Agustus 1950
Pekerjaan: Komisaris PT Garindo Perkasa
Surat keputusan KPK No. KEP-722/01-23/10/2013 tanggal 10 Oktober 2013 terkait korupsi pembangunan TPBU di Bogor.

3. Herlina Triana Diehl
TTL: Balimbingan, 01 Okt 1965
Pekerjaan: Swasta
Surat keputusan KPK No. KEP-723/01-23/10/2013 tanggal 10 Oktober 2013 terkait korupsi pembangunan TPBU di Bogor.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%