detikcom
Sabtu, 12/10/2013 07:14 WIB

Polisi Awasi Rumah Keluarga Bayi yang Tewas Diduga Karena Dicabuli

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Bayi perempuan berusia sembilan bulan tewas diduga setelah mengalami kekerasan seksual. Polisi pun mengaku saat ini sudah mengawasi rumah keluarga korban.

"Keluarga sudah kami periksa. Tapi tidak menginap, minta pulang. Ya sudah nggak apa-apa, kami sudah kirim personel untuk awasi rumahnya," ujar Kapolres Jaktim Kombes Mulyadi Kaharni di Polres Jaktim, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (11/10) malam.

"Awalnya anak itu panas tinggi, kejang pada Rabu (9/10) pagi pukul 09.20 WIB dibawa ke bidan, di Klender,"

Mulyadi mengatakan bahwa pada saat itu, bidan menyarankan kepada keluarga si bayi untuk merujuknya ke Rumah Sakit Bunda Aliyah. Namun sang ibu membawa pulang bayinya.

"Tadi pagi Jumat (11/10) jam 09.20 WIB panas lagi. Baru dibawa ke Rumah Sakit Bunda Aliyah, sekitar pukul 10.15 WIB dokter bilang meninggal," lanjutnya.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa tiga orang dari pihak keluarga si bayi. Termasuk di antaranya adalah sang kakek yang selama dua minggu ini menginap di rumah si bayi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(sip/fjr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%