Detik.com News
Detik.com

Jumat, 11/10/2013 20:10 WIB

Kasus Pembunuhan Holly, Polisi: Pemanggilan Gatot Sudah Sesuai Prosedur

Mei Amelia R - detikNews
Kasus Pembunuhan Holly, Polisi: Pemanggilan Gatot Sudah Sesuai Prosedur
Jakarta - Pejabat esolon I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Gatot Supiartono dipanggil polisi untuk dimintai keterangannya terkait pembunuhan Holly Angela Ayu di Apartemen Kalibata City. Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan bahwa pemanggilan Gatot sudah sesuai prosedur.

"Tentu (sesuai prosedur). Dia kan diperiksa sebagai saksi saja," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Slamet Riyanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/10/2013).

Saat ditanya apakah pemanggilan Gatot itu karena ada indikasi keterlibatannya dalam pembunuhan Holly, Slamet enggan berkomentar lebih jauh.

"Ya nanti dilihat dulu hasil pemeriksaannya seperti apa," ujar Slamet.

Slamet menjelaskan, pihaknya memanggil Gatot untuk diperiksa karena namanya disebut-sebut oleh salah seorang tersangka bernama Surya Hakim. Namun, Slamet tidak menjabarkan, dalam konteks apa Surya itu menyebut nama Gatot terkait pembunuhan wanita bernama asli Niken Hayu Winanti itu.

"S bilang dia kenal Gatot," ujar Slamet.

Gatot disebut-sebut sebagai suami Holly. Kabar ini dibenarkan oleh keluarga Holly di Salatiga yang menyebutkan bahwa Holly bersuamikan Gatot.

Bahkan, dari hasil olah TKP di kamar di mana Holly dibunuh, polisi menemukan sejumlah foto-foto kebersamaan Gatot dan Holly. Termasuk foto pernikahan Holly dan Gatot.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/fjr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%