detikcom
Jumat, 11/10/2013 18:53 WIB

KPK Telisik Pertemuan Wawan, Atut dan Akil di Singapura

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Ada data menarik terkait perjalanan Akil Mochtar, Tubagus Wardana dan Ratu Atut Chosiyah. Ketiganya pernah terdeteksi ada Singapura pada bulan September 2013 dalam rentang waktu bersamaan. Apa kata KPK?

"Itu bagian dari penyidikan," komentar Ketua KPK Abraham Samad saat ditanya hal itu. Samad menyatakan hal itu usai penandatanganan MoU dengan India soal pemberantasan korupsi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (11/10/2013).

Saat ditanya kemungkinan ada aset para tersangka yang disimpan di negeri Singa, Samad tak mau berspekulasi. Menurut dia, proses penyidikan masih awal.

Yang jelas, Akil akan dijerat dengan pasal pencucian uang, meski masih banyak hal yang harus didalami. "Kemungkinan besar kita akan mengarah ke sana, TPPU-nya," imbuhnya.

Sebelumnya, seorang penegak hukum yang memantau aktivitas ketiganya membisikkan, Akil berangkat pada 21 September ke Singapura dan kembali dua hari setelahnya. Sementara Ratu Atut pergi dari tanggal 21 September 2013 lalu dan pulang empat hari kemudian dari negeri Singa. Khusus Wawan, dia berada di Singapura dari 20-24 September.

Akil dan Wawan kemudian dicokok KPK pada 2 Oktober, atau hampir dua pekan setelah momen di Singapura itu.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%