detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 11/10/2013 18:23 WIB

Royal Wedding Keraton Yogya

Prosesi Pernikahan GKR Hayu-KPH Notonegoro Lebih Pendek Dibanding Adiknya

Bagus Kurniawan - detikNews
Yogyakarta - Prosesi pernikahan putri keempat Raja Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hayu dengan KPH Notonegoro lebih singkat dibanding prosesi pernikahan sebelumnya. Seperti apa prosesinya?

Bila pada prosesi pernikahan GKR Bendara dengan KPH Yudanegara berlangsung selama 4 hari, pernikahan GKR Hayu yang sebelumnya bernama GRAJ Nurabra Juwita dengan Angger Pribadi Prabowo ini akan berlangsung selam 3 hari, yakni 21-23 Oktober 2013.

"Harinya lebih singkat dibanding pernikahan GKR Bendara dan KPH Yudanegara," ungkap KPH Notonegoro dan GKR Hayu saat jumpa pers di Kraton Kilen, Kompleks Kraton Yogyakarta, Jumat (11/10/2013).

Menurut Notonegoro, pada pernikahan sebelumnya, prosesi pernikahan selama 4 hari. Namun untuk pernikahan besok akan berlangsung selama 3 hari. Calon mempelai pria hanya menginap selama semalam di Ksatriyan yakni saat nyantri dan dilanjutkan siraman.

"Pada hari pertama tanggal 21 Oktober, nyantri, siraman untuk pengantin pria di Ksatriyan. Pengantin putri, siraman di Keputren, tantingan dan midodareni," ungkap Notonegoro.

Selanjutnya pada tanggal 22 Oktober, prosesi dilanjutkan dengan ijab dan panggih di keraton. Resepsi dan pamitan digelar di hari terakhir atau tanggal 23 Oktober.

GKR Hayu menambahkan nuansa pernikahan ini akan berwarna hijau tosca dan aksen ungu. Sekitar 3.000 tamu akan diundang di antaranya sejumlah pejabat negara seperti menteri, duta besar, presiden, dan wakil presiden serta sejumlah mantan presiden.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bgs/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close