Jumat, 11/10/2013 11:29 WIB

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Misteri Holly Terkuak, Keberadaan Gatot Tak Diketahui

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Gatot dan Holly (istimewa)
Jakarta - Sepertinya sukar untuk tidak menyebutkan nama Gatot Supiartono dalam kasus pembunuhan Holly Angela. Walaupun polisi belum akan memeriksa Gatot, namun tentunya pejabat eselon 1 di BPK itu sedikit banyak mengetahui kondisi Holly yang dikabarkan adalah istrinya.

Beberapa hari setelah pemakaman Holly di Semarang, polisi telah memiliki kemajuan besar dalam penyelidikan kasus itu dengan menemukan eksekutor Holly yang berjumlah 4 pria.

Minggu lalu, Gatot sulit dijangkau karena sedang bertugas mengaudit di perwakilan diplomatik Indonesia di Australia. Apa komentar Gatot soal kemajuan kasus ini?

Jumat (11/10/2013), detikcom mendatangi kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tempat dia bekerja. Kabar yang menyebutkan Gatot sudah kembali dari tugasnya di Australia tidak dapat dikonfirmasi dari kantor yang terletak di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, ini.

Alih-alih menyebutkan posisi Gatot, seorang sumber di sana hanya bisa memberikan info bahwa Gatot merupakan auditor beberapa kasus di Polri. "Iya yang audit Polri. Termasuk simulator SIM," tuturnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto hanya tersenyum ketika ditanya wartawan, soal kebenaran adanya dugaan keterlibatan Gatot dalam pembunuhan wanita bernama asli Niken Hayu Winanti itu. Rikwanto juga tidak menjawab ketika ditanya apakah para eksekutor yang ditangkap adalah suruhan.

Dari 4 orang eksekutor, satu orang yang belum dirilis identitasnya masih dicari polisi. Polisi saat ini masih berusaha mengorek informasi dari S dan AL yang sudah diamankan, sedangkan 1 pelaku lainnya yang bernama Elriski tewas terjatuh dari balkon unit Holly.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bpn/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%