detikcom
Kamis, 10/10/2013 22:28 WIB

Cek Siapa Bunda Putri, SBY Minta Mensesneg Telepon Mentan

Mega Putra Ratya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Presiden SBY geram disebut-sebut dekat dengan Bunda Putri yang terungkap di persidangan kasus suap impor daging sapi. Presiden SBY langsung mengklarifikasi ke Mentan Suswono untuk mencari tahu siapa sebenarnya Bunda Putri melalui melalui Mensesneg Sudi Silalahi.

"Pak Suswono mengatakan Bunda Putri katanya istri salah satu pejabat di kementan. Menurut Pak Suswono, katanya dia pengusaha asal Cilimus, Jabar. Lantas dicek ke wamentan, apa betul istri salah satu pejabat, konon katanya betul," tegas SBY dengan nada tinggi dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/10/2013).

SBY baru tiba dari Brunei Darusaalam menghadiri East Asia Summit.

Presiden SBY mengaku dirinya menyempatkan diri untuk mengecek ke semua pihak untuk mengetahui siapa sosok Bunda Putri.

"Saya cari sumber lembaga sah yang bisa kasih keterangan ke saya, kenal ngga bunda putri," imbuhnya.

Dalam sidang lanjutan perkara korupsi daging impor dengan terdakwa eks Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq mengaitkan Bunda Putri dengan Presiden SBY.

Awalnya, Luthfi menjelaskan soal kedatangannya ke rumah Bunda Putri di Pondok Indah. Dia mengaku hendak mengklarifikasi soal kabar reshuffle kabinet, sebab Putri tahu banyak soal itu sebagai orang dekat presiden.Next

Halaman 1 2

Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mpr/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%