Kamis, 10/10/2013 21:15 WIB

KPK Perpanjang Status Cegah Terhadap 6 Orang Terkait Kasus Korupsi UI

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jakarta - KPK memperpanjang pencegahan terhadap enam orang terkait kasus korupsi pengadaan IT perpustakaan UI. Salah satunya adalah Wakil Rektor UI, Tafsir Nurchamid.

"Terkait dengan penanganan perkara pengadaan IT Perpus UI, KPK lakukan pencegahan atas nama Tafsir Nurchamid, Wakil Rektor UI, mulai 10 Oktober 2013," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi di kantornya Jl HR Rasuna Said , Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2013).

Selain Tafsir Nurchamid, yang kini menjadi tersangka dalam kasus tersebut, KPK juga mencegah sejumlah orang untuk enam bulan kedepan. Yakni, Dedi Abdurahman (manajer PT Makara), Agung Novianarda (mantan pegawai PT Kamara Mas), Rajender Umar Pisu (Wiraswasta), Donata Daneswatas (staf pengajar UI), Irawan Wijaya (PT Delwi Pernada Internalional Persada).

"Ini merupakan cegah yang kedua, artinya perpanjangan, sejak 10 Oktober, berlaku selama 6 bulan ke depan," Jelas Johan.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, dan Administrasi Umum Universitas Indonesia, Tafsir Nurchamid, sebagai tersangka kasus proyek pembangunan dan instalasi teknologi informasi perpustakaan UI tahun anggaran 2010-2011. Tafsir disangkakan telah menyalah gunakan wewenang sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(kha/bil)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%