detikcom
Kamis, 10/10/2013 01:25 WIB

Mahasiswi UNM Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tempat Kerja

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jakarta - Nur Halimah (20 tahun), mahasiswa jurusan Sosiologi Pendidikan Universitas Negeri Makassar, ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi yang berada di lantai 2, di tempat kerjanya di Ratu Laundry, jalan Emmy Saelan III No 2, Kec. Rappocini, Makassar.

Jenazah Halimah pertama kali ditemukan oleh majikan tempat ia bekerja, Mansur (53 tahun), yang singgah mengecek tempat usahanya, Rabu (9/10/2013).
Menurut Mansur dalam keterangan pada aparat kepolisian di sekitar lokasi kejadian, ia mendapati tempat ruko yang dijadikan tempat usaha laundry kiloan tersebut dalam keadaan kosong.

Pria yang tinggal di jalan Bonto Langkasa ini pun mencari hingga ke lantai 2 ruko-nya. Namun alangkah kagetnya saat ia mendapati karyawannya sudah terbujur kaku di dalam kamar mandi dengan kondisi bersimbah darah.

"Saat mendapati korban tewas di dalam kamar mandi, saya langsung minta tolong ke warga dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Rappocini," ujar Mansur.

Dari hasil identifikasi anggota Polsek Rappocini yang tiba sekitar pukul 18.30 Wita di tempat kejadian perkara, diketahui di dekat tubuh korban ditemukan pisau dapur yang digunakan pelaku untuk membunuh mahasiswi asal Kec. Malino, Gowa, yang baru seminggu bekerja sebagai penjaga laundry.

Kuat dugaan sebelum dibunuh, korban sempat diperkosa oleh pelaku. Korban mengalami luka tusuk 5 kali di bagian perut yang menyebabkan usus korban terburai dan satu tusukan lagi mengenai paha kiri korban.

Selain itu pula ditemukan bekas memar di kepala korban yang diduga akibat benturan di tembok. Guna kepentingan otopsi, jenazah mahasiswi ini kemudian dibawa ke RS Bhayangkara.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Andi Aris yang ditemui wartawan di sekitar lokasi kejadian menyebutkan pelaku pembunuhan diduga merupakan orang yang dikenal oleh korban.

Pihaknya juga sudah memintai keterangan dari warga di sekitar lokasi Ratu Laundry.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/fdn)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%