detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 09/10/2013 14:56 WIB

'Royal Wedding' Keraton Yogya akan Dihadiri 150 Tamu VVIP, Termasuk SBY

Edzan Raharjo - detikNews
GKR Hayu dan KPH Notonegoro (Foto: Edzan Raharjo/detikcom)
Yogyakarta - Keraton Yogyakarta sebentar lagi menggelar hajatan besar. Putri keempat Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Hayu, akan menikah dengan KPH Notonegoro.

Prosesi pernikahan akan digelar selama 3 hari, tanggal 20-23 0ktober 2013. Pernikahan ini bakal dirayakan lebih besar dibanding pernikahan agung sebelumnya. Tak kurang dari 1.500 undangan telah disebar. Sebanyak 150 di antaranya adalah tamu VVIP, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kepala Biro Umum Pemda DIY Sigit Haryanto mengatakan tamu-tamu yang diundang dan telah konfirmasi untuk hadir yakni tamu VVIP, meliputi presiden, wapres dan mantan presiden dan wapres. Ada 33 menteri, 28 duta besar, 17 pejabat setingkat menteri, 23 pimpinan dewan dan lembaga tinggi negara, 29 gubernur, dan 3 perwakilan dari UNDP.

"Presiden dan Wakil Presiden akan hadir pada acara panggih yang berlangsung di Keraton Yogyakarta. Mantan presiden dan wapres yang akan hadir yakni Megawati, Try Sutrisno, Jusuf Kalla, dan Hamzah Haz. Tamu VVIP ini hadir tanggal 22 Oktober," kata Sigit di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (9/10/2013).

Acara resepsi akan digelar tanggal 23 Oktober di Bangsal Kepatihan Yogyakarta pada siang hari. Acara digelar pada jam kerja PNS Pemda DIY. "Tetapi sudah disusun agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Disiagakan 55 pasang penerima tamu atau among tamu yang terdiri dari lurah, wakil wali kota, wakil bupati, dan pejabat SKPD.

Kabag Humas Sekda DIY Iswanto menambahkan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Permasuri serta Adiapati Pakualam IX akan ikut kirab dengan naik kereta. "Kirab pernikahan akan menggunakan 12 kereta dengan melibatkan 78 kuda," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%