detikcom
Senin, 07/10/2013 19:44 WIB

Kasus Akil Mochtar

Majelis Kehormatan MK Periksa 9 Saksi

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Malam ini Majelis Kehormatan Konstiutusi menggelar pemeriksaan pertamanya terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Akil Mochtar. Sembilan orang saksi akan dimintai keterangannya.

Pemeriksaan saksi-saksi digelar di ruang rapat sekjen MK di lantai 11 Kantor MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hingga pukul 19.30 WIB, Senin (7/9/2013) pemeriksaan yang dijadwalkan pukul 19.00 WIB belum juga dimulai.

Berikut sembilan saksi yang akan dimintai keterangannya malam ini:

1. Teguh Wahyudi (Kabag Protokol MK)
2. Ardiansyah Salim (Kasubbag Protokol MK)
3. Yuanna Sisilia (Sekretaris Ketua MK)
4. Sarmili (staf protokol MK)
5. IPDA Kasno (ajudan Ketua MK)
6. AKP Sugianto (ajudan Ketua MK)
7. Sutarman (officeboy MK)
8. Daryono (sopir Ketua MK)
9. Imron (officeboy MK)


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%