detikcom

Senin, 07/10/2013 19:44 WIB

Kasus Akil Mochtar

Majelis Kehormatan MK Periksa 9 Saksi

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Malam ini Majelis Kehormatan Konstiutusi menggelar pemeriksaan pertamanya terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Akil Mochtar. Sembilan orang saksi akan dimintai keterangannya.

Pemeriksaan saksi-saksi digelar di ruang rapat sekjen MK di lantai 11 Kantor MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Hingga pukul 19.30 WIB, Senin (7/9/2013) pemeriksaan yang dijadwalkan pukul 19.00 WIB belum juga dimulai.

Berikut sembilan saksi yang akan dimintai keterangannya malam ini:

1. Teguh Wahyudi (Kabag Protokol MK)
2. Ardiansyah Salim (Kasubbag Protokol MK)
3. Yuanna Sisilia (Sekretaris Ketua MK)
4. Sarmili (staf protokol MK)
5. IPDA Kasno (ajudan Ketua MK)
6. AKP Sugianto (ajudan Ketua MK)
7. Sutarman (officeboy MK)
8. Daryono (sopir Ketua MK)
9. Imron (officeboy MK)


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rna/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%