Detik.com News
Detik.com
Senin, 07/10/2013 16:38 WIB

Tragedi Berdarah Kalibata City

Keluarga Elriski Yudhistira Tidak Kenal Holly Angela Ayu

Mei Amelia R - detikNews
Keluarga Elriski Yudhistira Tidak Kenal Holly Angela Ayu Alm. Holly Angela Ayu (foto: dok. keluarga).
Jakarta - Identitas Mr. X yang ditemukan tewas Kalibata City diketahui sebagai Elriski Yudhistira, warga Lampung. Tapi kaitannya dengan Holly Anggela Ayu yang tewas akibat penganiayaan di lantai 9 apartemen itu, belum diketahui.

Keluarga Elriski mengaku tidak mengenal Holly. Sebaliknya keluar Holly juga mengaku tidak mengenal Elriski.

"Keluarga tidak kenal (dengan Holly)," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Noviana Tursanurrohmad kepada wartawan di kantornya, Jl Wijaya, Kebayoran Baru, Senin (7/10/2013).

Penyidik kepolisian juga menunjukkan foto Holly kepada kepada keluarga Elriski untuk mengenalinya. "Sudah kita tunjukkan fotonya (Holly) ke mereka, tetapi keluarga Elriski tidak kenal," ujar Novi.

Novi melanjutkan, sejauh ini pihaknya belum bisa menemukan kaitan kedua mayat tersebut. Bahkan keterangan Prabu, adik Holly pun tidak bisa menunjukkan benang merah kaitan antara Holly dengan Elriski.

"Keluarga Holly tidak kenal dengan Elriski itu" kata Novi.

Selanjutnya, Novi mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini belum bisa menyimpulkan apakah benar Elriski adalah pelaku penganiayaan terhadap Holly.

"Saya belum berani menyimpulkan karena kita belum menemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa dialah (Elriski) pelakunya," ucapnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%