Detik.com News
Detik.com
Senin, 07/10/2013 12:50 WIB

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Terungkap, Mr X di Kasus Pembunuhan Holly Bernama Elriski Yudhistira

Mei Amelia R - detikNews
Terungkap, Mr X di Kasus Pembunuhan Holly Bernama Elriski Yudhistira
Jakarta - Identitas Mr X, pria yang loncat dari lantai 9AT tower Ebony Apartemen Kalibata City yang dihuni oleh Holly Angela Ayu, sudah diketahui. Mr X diketahui bernama lengkap Elriski Yudhistira.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, nama Riski terungkap setelah pihak Polsek Pancoran menerima kedatangan 3 orang warga Lampung yang mengaku keluarga Riski. Tiga orang yang datang itu adalah adik kandung, paman dan ipar Riski.

"Sabtu (5/10) malam, 3 orang datang ke Polsek Pancoran dengan membawa sejumlah dokumen dan menyatakan bahwa foto Mr X yang tersebar di media mirip dengan anggota keluarganya," jelas Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10/2013).

Petugas Polsek Pancoran kemudian membawa mereka ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat untuk mengidentifikasi wajah Mr X.

"Setelah diperlihatkan jenazah Mr X, keluarga yakin bahwa Mr X itu adalah salah satu keluarganya yang bernama Elriski Yudhistira," ucap Rikwanto.

Guna meyakinkan bahwa Mr X adalah Riski, penyidik mencocokkan dokumen-dokumen yang berisi sidik jari, seperti Kartu Keluarga (KK) ijazah SMA dan foto Riski. Hasil pencocokan dokumen yang dibawa keluarga dengan sidik jari pada jenazah, ternyata identik.

"Diketahui bernama Elriski Yudhistira, kelahiran Karangagung 30 Juni 1979, laki-laki, pekerjaan swasta, alamat Karangagung, Kota Bumi, Lampung," imbuhnya.


(mei/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%