detikcom
Senin, 07/10/2013 10:55 WIB

Banjir Rendam Ribuan Rumah di Langkat dan Binjai Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: Khairul Ikhwan/detikcom
Medan - Hujan deras beberapa hari terakhir menyebabkan meluapnya Sungai Batang Serangan dan Sungai Mencirim di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut). Akibatnya ribuan rumah terendam dan ratusan orang mengungsi.

Di Kabupaten Langkat, banjir melanda empat kecamatan, yakni di Kecamatan Secanggang, Wampu, Stabat dan Batang Serangan. Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban.

Camat Batang Serangan Retti Yanti menyatakan di wilayahnya, banjir melanda Desa Sei Bamban dan Desa Karya Jadi. Total ada 910 keluarga yang menjadi korban.

"Kita sudah mendistribusikan air mineral dan mie instan untuk para keluarga. Ini penanganan tahap awal untuk para korban," kata Yanti kepada wartawan di Batang Serangan, Senin (7/10/2013).

Banjir itu mulai melanda pada Minggu (6/10) pagi, namun hingga hari ini masih belum surut. Akibat banjir ini, beberapa Sekolah Dasar (SD) terpaksa diliburkan. Rencana pelaksanaan ujian semester yang harusnya dilaksanakan hari ini, terpaksa ditunda.

Belum diperoleh data jumlah korban banjir dari Kecamatan Secanggang, Wampu dan Stabat. Namun jumlahnya diperkirakan ribuan orang.
Sementara di Kota Binjai, banjir bersumber dari luapan Sungai Mencirim. Ketinggian air di rumah-rumah warga mencapai setengah meter, antara lain di Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rul/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%