detikcom
Senin, 07/10/2013 10:43 WIB

Cekcok dengan Mantan Pacar, Mahasiswi Binus Disiram Air Keras

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Seorang mahasiswi Binus menderita luka melepuh di bagian wajah karena disiram air keras oleh mantan pacarnya Riki Halim Levin (23). Akibatnya mahasiswi itu harus menjalani operasi di Rumah Sakit Royal Taruma.

Menurut Kapolsek Palmerah, Kompol Slamet, kejadian terjadi Kamis (3/10) pagi. Saat itu korban disiram air keras di kosnya di Jalan U No 7B, Rt 09/ Rw 15, Palmerah, Jakarta Barat.

"Pelaku merupakan mantan pacarnya yang baru diputusin 2 bulan lalu. Mungkin dia kemarin datang mau balikan tapi tidak mau lalu menyiram korban dengan cairan yang diduga air keras sehingga korban mengalami luka bakar," kata Slamet saat dikonfirmasi, Senin (7/10/2013).

Slamet mengatakan polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyiraman air keras tersebut. "Kita masih melakukan pengejaran," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(spt/nal)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%