detikcom
Minggu, 06/10/2013 08:57 WIB

Pelaku Penyiram Air Keras Bernama Alias Tompel, Pelajar STM Boedoet

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - RN alias Tompel, pelaku penyiraman air keras di Bus PPD 213, telah ditangkap oleh polisi. Dia masih berstatus pelajar kelas XII STM Negeri 1 Jakarta Budi Utomo atau yang lebih dikenal dengan nama STM Boedoet.

"Dia menyiram seorang diri," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP M Saleh saat dikonfirmasi, Minggu (6/10/2013).

Saleh mengatakan peristiwa penyiraman tersebut tidak disebabkan perkelahian pelajar. Polisi masih mendalami motif penyiraman yang dilakukan Tompel.

"Penyiraman itu tidak terjadi saat tawuran, tiba-tiba dia berjalan ke bis dan melemparkan cairan ke bis," ujarnya.

Saat ini Ridwan alias Tompel telah mendekam dibalik jeruji Polres Jakarta Timur. Dia sedang diperiksa intensif.

"Sedang kita periksa intensif, ini perbuatan murni penganiayaan berat" unggkapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(edo/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%