Detik.com News
Detik.com

Minggu, 06/10/2013 08:57 WIB

Pelaku Penyiram Air Keras Bernama Alias Tompel, Pelajar STM Boedoet

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - RN alias Tompel, pelaku penyiraman air keras di Bus PPD 213, telah ditangkap oleh polisi. Dia masih berstatus pelajar kelas XII STM Negeri 1 Jakarta Budi Utomo atau yang lebih dikenal dengan nama STM Boedoet.

"Dia menyiram seorang diri," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP M Saleh saat dikonfirmasi, Minggu (6/10/2013).

Saleh mengatakan peristiwa penyiraman tersebut tidak disebabkan perkelahian pelajar. Polisi masih mendalami motif penyiraman yang dilakukan Tompel.

"Penyiraman itu tidak terjadi saat tawuran, tiba-tiba dia berjalan ke bis dan melemparkan cairan ke bis," ujarnya.

Saat ini Ridwan alias Tompel telah mendekam dibalik jeruji Polres Jakarta Timur. Dia sedang diperiksa intensif.

"Sedang kita periksa intensif, ini perbuatan murni penganiayaan berat" unggkapnya.

(edo/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advetorial Index »
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%