detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 03:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 06/10/2013 08:57 WIB

Pelaku Penyiram Air Keras Bernama Alias Tompel, Pelajar STM Boedoet

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - RN alias Tompel, pelaku penyiraman air keras di Bus PPD 213, telah ditangkap oleh polisi. Dia masih berstatus pelajar kelas XII STM Negeri 1 Jakarta Budi Utomo atau yang lebih dikenal dengan nama STM Boedoet.

"Dia menyiram seorang diri," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP M Saleh saat dikonfirmasi, Minggu (6/10/2013).

Saleh mengatakan peristiwa penyiraman tersebut tidak disebabkan perkelahian pelajar. Polisi masih mendalami motif penyiraman yang dilakukan Tompel.

"Penyiraman itu tidak terjadi saat tawuran, tiba-tiba dia berjalan ke bis dan melemparkan cairan ke bis," ujarnya.

Saat ini Ridwan alias Tompel telah mendekam dibalik jeruji Polres Jakarta Timur. Dia sedang diperiksa intensif.

"Sedang kita periksa intensif, ini perbuatan murni penganiayaan berat" unggkapnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(edo/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close