detikcom

Sabtu, 05/10/2013 13:26 WIB

Hari ke-356 Jokowi

Usai Kunjungi Waduk, Mega dan Jokowi Makan di Warteg

Danu Damarjati - detikNews
Foto: Danu Damarjati
Jakarta - Hari ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi sejumlah waduk bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sembari beristirahat, keduanya makan di warteg pinggir jalan.

Setelah mengunjungi waduk Pluit dan waduk Ria Rio, Mega dan Jokowi didampingi putra Megawati Prananda Prabowo, mampir ke Warteg 21 Ma' Djen di Jl Tanah Mas Raya, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2013).

Ketiganya duduk semeja. Mega yang mengenakan kemeja biru lengan panjang duduk diapit Jokowi yang berkemeja putih senada dengan Prananda Prabowo yang juga mengapit Mega.

Ketiganya tampak makan dengan lahap. Jokowi memilih sayur kacang panjang, terong pedas, dan tempe. Sementara Mega memilih sayur kacang panjang, lele, dan tempe. Sementara Prananda memilih sayur lodeh dan telor.

"Semua sudah selesai makan, saya masih ngunyah," kata Mega membuat suasana makin santai.

"Hahahaha," jokowi tertawa kecil.

Sementara sambil makan, Mega terus mengipaskan kipas hitam yang dipegangnya.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%