Detik.com News
Detik.com

Jumat, 04/10/2013 14:59 WIB

Penangkapan Akil Mochtar Jadi Materi Khotbah Jumat di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Penangkapan Akil Mochtar Jadi Materi Khotbah Jumat di Medan
Medan - Kasus penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar menjadi materi khotbah khatib Jumat di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Akil menjadi contoh dalam kasus kufur nikmat.

Khotbah Jumat dengan materi khas ini berlangsung di Masjid Al Amanah Komplek Gedung Keuangan Negara, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (4/10/2013). Bertindak sebagai khatib Zainal Arifin Purba.

Khatib Zainal menyatakan, pentingnya jamaah mensyukuri nikmat yang diberikan Allah. Antara lain, nikmat pendengaran dan nikmat penglihatan. Jangan mengingkari nikmat itu dan melakukan tindakan tidak terpuji.

Khatib kemudian menyatakan, salah satu bentuk kufur atau pengingkaran nikmat itu dengan melakukan korupsi, maupun menerima suap seperti yang dilakukan Akil Mochtar.

"Masih juga tergoda suap padahal sudah menerima banyak fasilitas dari negara. Mobil sudah disiapkan oleh negara, sopir disediakan, BBM ditanggung, tetapi masih juga tergoda dengan nilai rupiah," kata Zainal.

MK sebagai benteng hukum di Indonesia harusnya bersih suap. Pejabat-pejabatnya harus meneladani sikap Nabi. Tetap sederhana dan tidak tergoda padahal pemimpin tertinggi dalam Islam.

Khatib Zainal juga menyampaikan prihatin atas perilaku profesor yang memimpin SKK Migas yang ditangkap KPK. Semestinya dengan gelar akademik yang tinggi dapat menunjukkan perilaku yang terpuji, tidak menerima suap. Seluruh jamaah diimbau untuk tidak mencontoh perilaku kedua pejabat tadi, dan mencontoh pola hidup Rasul.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%