detikcom
Jumat, 04/10/2013 13:14 WIB

Motif Pelemparan Air Keras di Bus 213 Diduga Perselisihan Antar Pelajar

Mei Amelia R - detikNews
Korban terkena air keras yang dilempar pelajar.
Jakarta - Polisi masih menyelidiki motif penyiraman air keras yang dilakukan seorang pelajar terhadap penumpang bus PPD 213 di Jatinegara Barat, Jatinegara, Jaktim. Diduga, motif pelemparan dipicu perselisihan antar pelajar.

"Motif belum diketahui, tapi diduga kuat perselisihan antar pelajar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Saat ini polisi tengah menyelidiki pelaku pelemparan air keras itu. Polisi menduga pelaku penyiraman adalah pelajar.

"Berdasarkan keterangan saksi, pelaku menggunakan baju olah raga sekolah," kata dia.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 06.00 WIB tadi. Saat itu, bus tersebut berhenti di Jatinegara Barat, Tengtong, Jatinegara, Jakarta Barat. Bus tersebut berisi penumpang umum dan sebagian pelajar.

Pelaku naik dari belakang, kemudian ke depan dan menyiramkan air keras ke arah penumpang. Akibatnya, 13 penumpang mengalami luka.

Empat orang korban di antaranya adalah pelajar SMA. Dua orang pelajar di antaranya luka cukup parah di bagian wajah karena siraman air keras ini.


Korban salah tangkap dibakar hidup hidup dan ditembak agar mengakui tuduhan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
53%
Kontra
47%