Jumat, 04/10/2013 13:07 WIB

Prestasi KPK Tangkap Ketua MK Jadi Motivasi Polri Berantas Korupsi

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - KPK kembali menoreh prestasi dengan mengungkap kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ketua MK Akil Mochtar. Bagaimana dengan Polri yang juga memiliki kewenangan penanganan tindak pidana korupsi?

"Ini menjadi dorongan semangat bagi kami ke depan. Polri berharap ke depan lebih maju lagi," kata Kabagpenum Polri Kombes Agus Rianto, di Gedung Divisi Humas Polri, Jalan Senjaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2013).

Menurut Agus, Polri dari tahun ke tahun mengalami peningkatan penanganan kasus korupsi yang ditangani Direktorat Tipikor Bareskrim Polri. Data yang dimiliki, tahun 2010 Polri menuntaskan 300-an kasus, dan meningkat di tahun 2012 menjadi 600 kasus. Sedangkan di tahun 2013 angka pengungkapan sebanyak 641 kasus.

"Ini menandakan Polri terus melakukan kerja," jelas Agus.

Soal besar kecilnya kasus yang ditangani, Agus berpendapat bila Polri tidak mengenal kasus itu besar atau kecil secara kualitas.

"Yang mampu kita ungkap tidak melihat besar kecilnya kasus," ujar Agus.

Dia meminta masyarakat tidak menilai siapa atau lembaga apa yang ditindaklanjuti dalam kasus korupsi. "Bila pihak manapun melanggar dan terbukti pasti akan ditindaklanjuti," kata Agus.

Mengenai penahanan, imbuhnya, merupakan sesuatu yang dapat dilakukan "Dan bukan harus, itu (penahanan) harus melalui pertimbangan dan analisis," katanya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ahy/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%