Detik.com News
Detik.com
Jumat, 04/10/2013 11:45 WIB

Miliki Harta Rp 103,9 M, Airin 'Koleksi' 102 Item Tanah

Ahmad Toriq - detikNews
Miliki Harta Rp 103,9 M, Airin Koleksi 102 Item Tanah Wawan dan Airin/dok detikcom
Jakarta - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dan suaminya, Tubagus Chaery Wardhana (Wawan) memiliki harta berlimpah yang nilainya mencapai Rp 103,9 miliar. Selain 11 mobil super mewah, harta Airin juga terdiri dari 102 item tanah.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang bisa diakses di KPK, Jumat (4/10/2013), tercatat harta tidak bergerak Airin sebesar Rp 59,8 miliar. Harta itu terdiri dari 102 item tanah dan bangunan yang tersebar di Tangerang, Tangsel, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Bandung, Bogor, Serang, dan Pandeglang. Paling banyak, tanah Airin berada di Serang.

Tanah dan bangunan paling tinggi nilainya ada di Jakarta Selatan. Tanah dan bangunan seluas 800 meter persegi itu dia beli senilai Rp 13,756 miliar. Sedangkan yang paling rendah nilainya adalah tanah seluas 650 meter persegi di Kabupaten Bogor yang diperolehnya tahun 1996, nilainya Rp 429 ribu.

Selain itu, Airin yang berjilbab ini juga punya harta bergerak berupa mobil senilai Rp 22,1 miliar. Dia punya 8 mobil dan satu motor. Beberapa di antaranya termasuk mewah.

Adik ipar Gubernur Banten Ratu Atut ini juga memiliki surat berharga senilai Rp 2 miliar dan giro setara kas sebesar Rp 10,1 miliar. Dengan demikian, total hartanya Rp 103,9 miliar. Hampir dua kali lipat lebih besar dari Atut yang mencapai Rp 41,9 miliar.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%