detikcom
Jumat, 04/10/2013 10:17 WIB

Ferrari, Lamborghini, dan Mobil Mewah Adik Ratu Atut Patut Diselidiki

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Ferarri, Lamborghini, dan Nissan GTR nangkring di garasi Tubagus Wawan adik Gubernur Banten Ratu Atut di Jl Denpasar. Total ada 11 mobil mewah di garasi itu. KPK hanya menyegel 2 mobil saja, Bentley dan Innova. Namun KPK diminta ikut menyelidiki mobil mewah yang lainnya.

"KPK harus telusuri soal mobil mewah itu," kata peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho saat dikonfirmasi, Jumat (4/10/2013).

KPK harus melakukan penyelidikan yang menyeluruh. Deretan mobil mewah itu menjadi pertanyaan publik. Apalagi Tubagus Wawan merupakan suami wali kota Tangsel Airin yang notabene pejabat negara.

"Agar menjadi jelas dan transparan," imbuhnya.

Di dalam rumah adik Gubernur Banten Ratu Atut, Tubagus Chaery Wardhana, alias Wawan yang terletak di Jalan Denpasar IV no 35, Kuningan, Jakarta Selatan ditemukan banyak mobil mewah. Total ada 11 mobil yang dicek KPK.

Mobil tersebut antara lain, dua Ferrari warna merah, salah satunya F340, Lamborghini warna putih, Nissan GTR warna putih, Bentley warna hitam, Rolls Royce warna hitam, Lexus hitam. Lalu ada juga Innova, dua Land Cruiser dan satu mobil Toyota Camry.

Di garasi pertama, ada enam mobil, lalu di garasi kedua ada lima mobil.

"Bapak emang kolektor mobil-mobil mewah. Mobil sportnya ada tiga dan mobil mewahnya ada dua," ujar sopir tetangga rumah Wawan yang kini disita KPK, Udin, saat berbincang, Kamis (3/10).



Koleksi mobil Wawan

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%