detikcom
Jumat, 04/10/2013 10:01 WIB

Pembunuhan Holly Angela Diduga Sudah Direncanakan Oleh Pelaku

Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pembunuhan terhadap Holly Angela Ayu (37) di unit lantai 9AT tower Ebony Apartemen Kalibata City, diduga sudah direncanakan oleh si pelaku. Dugaan ini berdasarkan temuan barang bukti besi berukuran panjang 50 Cm yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya Holly.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, dugaan-dugaan lainnya juga masih terus diselidiki untuk menyingkap misteri di balik kematian keduanya itu.

"Itu sesuatu yang patut diduga apakah berencana menghabisi Holly, menakut-nakuti saja atau hanya menganiaya saja," kata Rikwanto, Jumat (4/10/2013).

Rikwanto menambahkan, dugaan tersebut didasarkan pada hasil temuan barang bukti sebuah besi berukuran 50 cm yang berlumuran darah.

"Diduga (besi tersebut) digunakan untuk memukul Holly," kata Rikwanto.

Mengenai ihwal besi tersebut, lanjut dia, dipastikan bahwa benda tersebut berasal dari luar apartemen, atau dibawa oleh si pelaku.

"Sudah dicari padanannya, ternyata tidak ada yang cocok, sehingga kita duga itu dibawa dari luar," lanjutnya.

Selain menemukan adanya besi, sebuah sarung tangan berwarna putih yang juga berlumuran darah.

Mengenai pelakunya, polisi menduga bahwa pelaku adalah Mr X. Tidak ada orang lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan Holly ini. Karena dari hasil olah TKP, keterangan saksi-saksi dan fakta-fakta di lapangan, hanya merujuk pada Mr X, yang ditemukan tewas di pelataran tower tersebut.

"Kita lihat faktanya saja di TKP, tidak ada pihak lain selain Holly dan Mr X di TKP, tidak ada orang lain. Dan pintu juga terkunci dari dalam," tukasnya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mei/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%