Kamis, 03/10/2013 22:55 WIB

Laporan dari Arab Saudi

Stok Obat-obatan untuk Jamaah Haji Selama di Armina Aman

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Makkah - Kepala Kesehatan Daker Makkah dr Subagyo memastikan persediaan obat-obatan bagi jamaah haji selama prosesi haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) aman. Obat-obatan juga telah dialokasikan.

"Alhamdulillah aman. 1 Kali penerimaan, 1 kali droping beberapa kontainer, beberapa ton obat masuk. Insya Allah sudah dialokasikan," kata Subagyo di kantor BPHI Makkah, Kamis (3/10/2013).

Untuk ambulans, kata dia, menjadi tanggung jawab pemerintah Arab Saudi.

"Kalau kita terlalu lebay, bawa ambulans itu juga tidak bisa masuk. Haji seluruh dunia tanggung jawab pemerintah Arab Saudi," ujar dia.

Menurut Subagyo, pembekalan kesehatan juga sudah dialokasikan. Ia masih melakukan lobi-lobi pelayanan kesehatan antara BPHI dengan petugas maktab dan berharap terjalin kerjasama.

"Persediaan alat kesehatan untuk 1 malam di Arafah, 3 malam di Mina dan beberapa jam di Muzdalifah yang hanya membawa ransel P3K," papar dia.

Ia memaparkan sebanyak 113. 203 jamaah haji dari 277 kloter sudah tiba di Makkah per hari ini. Total ada 16 orang jamaah haji meninggal dunia di Makkah.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(aan/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%