detikcom
Kamis, 03/10/2013 14:59 WIB

Akil Ditangkap

Wakil Ketua Hamdan Zoelva Siap Kembali Kokohkan Nama Baik MK

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Kasus ditangkapnya Ketua MK aktif Akil Mochtar oleh KPK karena dugaan suap telah mencoreng nama baik MK. Wakil Ketua MK Hamdan Zoelva siap untuk mengembalikan nama baik institusinya.

"Saya pastikan bahwa kita tetap bekerja secara profesional, Mahkamah ini Insya Allah akan kembali kokoh sesuai kokohnya gedung ini," kata Hamdan, di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Hamdan memastikan jika aktivitas sidang di MK akan berjalan seperti biasa. Hanya ada pengunduran jadwal sidang yang disebabkan oleh perubahan tim panel pasca ditangkapnya Akil.

"Sidang-sidang seperti biasa, hari ini hanya sedikit pengunduran jadwal saja," ujarnya.

Hamdan menyatakan setiap sidang yang dipimpin oleh Akil akan diambil alih. "Saya ambil alih," ungkapnya.

Salah satu sidang yang dipimpin oleh Akil adalah sidang sengketa pemilukada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Sengketa ini pula yang membuat Akil kemudian ditangkap KPK di kediamannya dengan dugaan menerima suap.

Kini, pasca ditangkapnya Akil, perkara tersebut akan tetap putus MK. "Itu tinggal nunggu putusan, panel sudah selesai. Tinggal nunggu putusan majelis, 8 orang yang memutuskan," ujar Hakim MK Patrialis Akbar, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (3/10).


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%
MustRead close