Detik.com News
Detik.com
Rabu, 02/10/2013 23:33 WIB

5 Orang Ditangkap KPK di Widya Chandra dan Jakarta Barat

Ikhwanul Khabibi - detikNews
5 Orang Ditangkap KPK di Widya Chandra dan Jakarta Barat
Jakarta - KPK menangkap 5 orang di 2 lokasi berbeda. Mereka ditangkap di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

"Sekitar pukul 22.00 WIB KPK menangkap 5 orang di dua kawasan, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat," kata Jubir KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013).

Kawasan yang ada di Jakarta Selatan adalah di kompleks perumahan dinas menteri Jl Widya Chandra. Sedangkan wilayah penangkapan di Jakarta Barat belum diketahui secara detail.

"Mengenai detail kasus dan identitas masih belum bisa disidik, proses pemeriksaan terlebih dahulu," ujarnya.

Yang jelas, kata Johan, dari lima orang yang ditangkap itu dua di antaranya adalah penyelenggara negara. Johan masih menyimpan rapat identitas dua penyelenggara itu. Namun, informasi yang diterima wartawan dua penyelenggara itu adalah Ketua MK Akil Mochtar dan seorang perempuan anggota DPR.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(trq/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%