detikcom
Rabu, 02/10/2013 11:58 WIB

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Kisah 3 Nama: Antara Holly Angela, Holly Angelia, dan Niken Hayu Winanti

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Jakarta - Ada beberapa nama sebagai penanda sosok korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Holly Angela, Holly Angelia, dan Niken Hayu Winanti. Mana yang benar?

Menurut salah satu satpam Kalibata City, korban pembunuhan bernama Holly Angela. Dia menyebut korban tinggal E 09AT alias Tower Ebony lantai 9 wing A huruf T rumah susun sederhana hak milik (Rusunami) Kalibata City. Sesuai SIM, namanya Holly Angela.

Tidak ada keterangan resmi mengenai nama tersebut, baik dari kepolisian maupun rumah sakit. Namun saat jenazah dikirim ke Semarang, namanya berganti Holly Angelia. Nama tersebut tertulis jelas di peti.

Jenazah Holly diberangkatkan dengan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-500. Dari terminal kargo Bandara Ahmad Yani Semarang, jenazah diangkut dengan menggunakan ambulans. Tiba di rumah duka, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, jenazah disambut isak tangis keluarga.

Tidak ada nama Holly di daerah tersebut. Warga memang mengenal putri pasangan Sarino dan Agnes Sri Nastiti tersebut. Namn bukan sebagai Holly, tapi Niken.

Ketua RT setempat, Sugiyarto, memastikan hal tersebut. Sejauh ini ia belum menerima pengajuan pindah tempat tinggal dari Holly. Karena itu, ia meyakini Holly tetap beralamat di wilayah kerjanya.

"KTP masih tercatat di sini. Namanya Niken Hayu Winanti," katanya. Warga yang lain menyebut Holly Angela adalah nama bekennya di Jakarta.

Keluarga yang tinggal di rumah tersebut adalah ayah dan ibu Holly, Sarino dan Agnes Sri Nastiti serta adik bernama Yoyok. Satu adik lainnya tinggal di Kudus. Juga tinggal di rumah tersebut, dua anak Holly dari suami pertama, Ana Maria (21) dan Bill Young (13).

Belum ada penjelasan panjang lebar dari pihak keluarga mengenai Holly. Alhasil, masih belum diketahui, siapakah nama sesungguhnya korban pembunuhan itu. Holly Angela, Holly Angelia, atau Niken Hayu Winanti?



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%