Detik.com News
Detik.com
Rabu, 02/10/2013 10:43 WIB

Benarkah Holly Istri Kedua Auditor Utama BPK Gatot Supiartono?

Angling Adhitya Purbaya,Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Benarkah Holly Istri Kedua Auditor Utama BPK Gatot Supiartono?
Jakarta - Hubungan Holly Angela (37) dan Auditor Utama BPK Gatot Supiartono sudah jelas. Adik Angela, Yoyok, mengamini bahwa kakaknya bersuamikan Gatot. Mereka sudah menikah.

"Gatot suaminya, kerja di BPK," kata Yoyok saat ditemui di rumahnya di Semarang, Rabu (2/10/2013).

Sayangnya Yoyok tak mau bertutur, kapan keduanya menikah. Yoyok memilih bungkam.

Namun kemudian santer beredar kabar, Holly merupakan istri kedua Gatot. Isu ini ramai diperbincangkan di lingkungan BPK. Bukan tanpa alasan, istri pertama Gatot aktif di Dharma Wanita BPK sehingga bukan orang yang asing bagi para pegawai BPK.

"Istrinya aktif kalau ada acara-acara," bisik pejabat di BPK yang enggan disebutkan namanya.

Gatot memiliki 3 anak dari istri pertamanya. Dipastikan sosok Holly bukan yang kerap datang ke acara-acara Dharma Wanita di BPK.

"Anaknya Gatot itu pintar-pintar," tambah pejabat itu.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%