detikcom

Selasa, 01/10/2013 14:43 WIB

Ular-ular yang Memangsa Hewan yang Berukuran Lebih Besar

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 6 Next »
(Foto: Daily Mail)
Makan Rusa di Taman Nasional AS

Seekor ular piton Burma ditemukan menggembung di Taman Nasional Everglade, Florida selatan, AS pada akhir Oktober 2011 lalu. Setelah diburu dan kemudian dibedah, tampak jelas ada seekor rusa yang telah ditelan ular itu bulat-bulat.

Pejabat Taman Nasional Everglade mengatakan, populasi piton di kawasan sekitar Taman Nasional melonjak karena warga sekitar sedang dilanda tren membeli hewan itu untuk dijadikan binatang peliharaan. Ular itu diperkirakan kabur karena sengaja dilepas pemilik karena terlalu besar atau kabur karena topan badai, demikian seperti dilansir dari Daily Mail, 29 Oktober 2011.

"Ini sangat jelas ular terbesar yang pernah kami lihat. Kami tak pernah melihat yang lebih panjang dan besar dari ini," kata koordinator hewan eksotis Komisi Kehidupan Liar dan Perikanan Florida, Scott Hardin. Penangkapan ini juga untuk mencegah meledaknya populasi ular yang bisa berbahaya bagi warga sekitar.

Next page :
Makan Kambing


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%