detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 01/10/2013 14:43 WIB

Ular-ular yang Memangsa Hewan yang Berukuran Lebih Besar

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 6 Next »
(Foto: Daily Mail)
Makan Rusa di Taman Nasional AS

Seekor ular piton Burma ditemukan menggembung di Taman Nasional Everglade, Florida selatan, AS pada akhir Oktober 2011 lalu. Setelah diburu dan kemudian dibedah, tampak jelas ada seekor rusa yang telah ditelan ular itu bulat-bulat.

Pejabat Taman Nasional Everglade mengatakan, populasi piton di kawasan sekitar Taman Nasional melonjak karena warga sekitar sedang dilanda tren membeli hewan itu untuk dijadikan binatang peliharaan. Ular itu diperkirakan kabur karena sengaja dilepas pemilik karena terlalu besar atau kabur karena topan badai, demikian seperti dilansir dari Daily Mail, 29 Oktober 2011.

"Ini sangat jelas ular terbesar yang pernah kami lihat. Kami tak pernah melihat yang lebih panjang dan besar dari ini," kata koordinator hewan eksotis Komisi Kehidupan Liar dan Perikanan Florida, Scott Hardin. Penangkapan ini juga untuk mencegah meledaknya populasi ular yang bisa berbahaya bagi warga sekitar.

Next page :
Makan Kambing


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close