Detik.com News
Detik.com
Selasa, 01/10/2013 03:15 WIB

Ini Foto Holly Angela, Wanita yang Tewas di Kalibata City

Danu Damarjati - detikNews
Ini Foto Holly Angela, Wanita yang Tewas di Kalibata City Holly Angela berpose bersama seorang pria (Foto: Istimewa)
Jakarta - Wanita bernama Holly Angela ditemukan bersimbah darah dengan tangan terikat di kamar 09 AT Tower Ebony Kalibata City, Jaksel. Holly Angela diduga dibunuh pria yang kemudian melompat bunuh diri dari lantai 9 tower tersebut.

Dari foto yang didapatkan detikcom Holly tampak cantik. Saat difoto dia mengenakan kaus berwarna kuning. Dia berpose bersama seorang pria yang diketahui suaminya.

"Si cewek dalam kedaan terikat tangannya ke belakang, posisi keningnya sudah tersungkur di lantai," kata petugas keamanan Kalibata City saat ditemui detikcom di RS Tria Dipa, Jalan Pasar Minggu, Jaksel, Selasa (1/10/2013).

Terungkapnya kasus pembunuhan ini atas laporan pemilik kamar di lantai 9 yang mendengar keributan dari dalam kamar Holly. Kejadian ini langsung dilaporkan ke petugas keamanan.

"Pintu didobrak, kepala berlumuran darah dan bibirnya luka kemungkinan dibenturkan di lantai," imbuh petugas.

Belum diketahui identitas pria yang membunuh Holly. Kasat , Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Novi Tursannurohmad kepada wartawan di Kalibata City mengatakan belum mengantongi identitas si pria yang bunuh diri setelah membunuh Holly Angela.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%