Detik.com News
Detik.com

Minggu, 29/09/2013 12:11 WIB

Ikut Tanam Kedelai di Bantul, Jokowi Jadi Sasaran Foto

Ferdinan - detikNews
Ikut Tanam Kedelai di Bantul, Jokowi Jadi Sasaran Foto
Bantul, - Kehadiran Joko Widodo di Bantul dalam acara penanaman bibit kedelai, menjadi pusat perhatian warga. Gubernur DKI Jakarta ini menjadi incaran warga yang berebut memotretnya dengan kamera telepon genggam.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi," sapa para petani untuk menarik perhatian Jokowi. Jokowi yang menoleh sambil tersenyum itu langsung mereka potret.

Acara penanaman kedelai berlangsung di Desa Tirtohargo, Bantul, Yogyakarta, Minggu (29/9/2013). Hadir dalam acara ini adalah Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDIP.

Mega dalam pidatonya mengkritik kebijakan impor pangan. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya pangan yang bisa dimaksimalkan.

"Apa arti berdaulat kita sendiri yang mengadakan, bagaimana pemerintah serius melakukan manajemen memberdayakan petani yang jumlahnya paling besar di republik kita," ujar Mega.

Usai pemberian benih kedelai kepada kelompok tani, Mega bersama para gubernur dan Bupati Bantul Sri Surya Widati menanam kedelai di lahan yang digarap petani. Jokowi tampak cekatan menaruh kedelai ke lahan yang sudah dilubangi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fdn/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%