Detik.com News
Detik.com
Minggu, 29/09/2013 10:39 WIB

Cerita Mahasiswa Sesaat Sebelum Air Bah Sapu 8 Mapala Unand

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Cerita Mahasiswa Sesaat Sebelum Air Bah Sapu 8 Mapala Unand
Pekanbaru - Sebanyak 8 anggota Mapala Universitas Andalas Padang dihantam air bah. Lima orang ditemukan tewas, 2 selamat, dan 1 hilang. Berikut cerita salah satu anggota mapala soal kejadian tersebut.

Aldian, anggota Mapala Unand Padang, menceritakan air bah di Sungai Padang Janiah, Batu Busuk, Padang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Sabtu (28/9). Saat kejadian, 6 orang langsung terseret. Dua berhasil menghindar.

"Enam orang merupakan dari 8 anggota mapala yang sedang melakukan kegiatan survei di daerah tersebut," kata Aldian kepada detikcom, Minggu (29/9/2013).

Peristiwa tersebut terjadi saat para anggota mapala menyeberangi sungai usai melakukan survei. Saat menyeberang, air bah datang. Enam mahasiswa yang berada di pinggir sungai tersapu.

"Kegiatan ini merupakan survei untuk pendidikan dasar di daerah itu. Anggota (mapala) mencari jalur alternatif," tutup Aldian yang ikut melakukan pencarian korban.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(cha/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%