Detik.com News
Detik.com

Minggu, 29/09/2013 10:19 WIB

Mapala Unand Hanyut

3 Lagi Ditemukan Pagi Ini, Total Korban Tewas 5 Orang

A Ahmad - detikNews
3 Lagi Ditemukan Pagi Ini, Total Korban Tewas 5 Orang Sungai tempat Mapala Unand hanyut (Foto: A Ahmad/detikcom)
Padang - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, dan polisi menemukan lagi 3 anggota Mapala Universitas Andalas (Unand) Padang yang hanyut di sungai Batang Kuranji. Dengan demikian, total korban tewas berjumlah 5 orang.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (29/9/2013), dua korban ditemukan di muara sungai belakang sebuah hotel di Kecamatan Padang Utara. Dari hasil identifikasi, keduanya adalah Deni Linardo dan Veglan Rizki Ramadhan.

Selang 30 menit kemudian, satu korban juga ditemukan di Padang Utara. "Atas nama Rizki Tega, mahasiswa Fakultas Ekonomi," kata Koordinator Manajer Pusdalops BPBD Sumbar Ade Edward.

Lokasi penemuan korban diperkirakan berjarak 15 km dari titik hanyutnya mahasiswa. Saat ini, para personel evakuasi tengah mencari satu korban lainnya, Aidil Akbar.

Anggota mapala hanyut terseret arus usai melakukan survei lokasi latihan dasar. Rektor Unand Dr Werry Darta Taifur menyebut kegiatan mapala terjadwal dan sudah diizinkan pihak kampus.

"Ada izin dari orangtua (mahasiswa) juga. Yang ikut dalam kegiatan Sabtu kemarin adalah anggota yang telah mempunyai ketrampilan tentang kegiatan di alam bebas. Namun Tuhan berkehendak lain, mereka menjadi korban keganasan air bah di sungai Padang Janiah," katanya dalam rilis.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%