detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 29/09/2013 10:19 WIB

Mapala Unand Hanyut

3 Lagi Ditemukan Pagi Ini, Total Korban Tewas 5 Orang

A Ahmad - detikNews
Sungai tempat Mapala Unand hanyut (Foto: A Ahmad/detikcom)
Padang - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, dan polisi menemukan lagi 3 anggota Mapala Universitas Andalas (Unand) Padang yang hanyut di sungai Batang Kuranji. Dengan demikian, total korban tewas berjumlah 5 orang.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (29/9/2013), dua korban ditemukan di muara sungai belakang sebuah hotel di Kecamatan Padang Utara. Dari hasil identifikasi, keduanya adalah Deni Linardo dan Veglan Rizki Ramadhan.

Selang 30 menit kemudian, satu korban juga ditemukan di Padang Utara. "Atas nama Rizki Tega, mahasiswa Fakultas Ekonomi," kata Koordinator Manajer Pusdalops BPBD Sumbar Ade Edward.

Lokasi penemuan korban diperkirakan berjarak 15 km dari titik hanyutnya mahasiswa. Saat ini, para personel evakuasi tengah mencari satu korban lainnya, Aidil Akbar.

Anggota mapala hanyut terseret arus usai melakukan survei lokasi latihan dasar. Rektor Unand Dr Werry Darta Taifur menyebut kegiatan mapala terjadwal dan sudah diizinkan pihak kampus.

"Ada izin dari orangtua (mahasiswa) juga. Yang ikut dalam kegiatan Sabtu kemarin adalah anggota yang telah mempunyai ketrampilan tentang kegiatan di alam bebas. Namun Tuhan berkehendak lain, mereka menjadi korban keganasan air bah di sungai Padang Janiah," katanya dalam rilis.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%