Detik.com News
Detik.com

Jumat, 27/09/2013 14:21 WIB

6 Kisah Perjalanan Hidup Si 'Janda Putih'

Rachmadin Ismail - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 7 dari 7
6 Kisah Perjalanan Hidup Si Janda Putih - 7
Diburu Interpol

Interpol mengeluarkan surat perintah penangkapan atas nama pemerintah Kenya bagi Samantha Lewthwaite, buronan asal Inggris yang dijuluki 'janda putih'. Tidak diketahui pasti apakah perintah penangkapan ini terkait dengan aksi penyerangan dan penyanderaan di mal Nairobi, Kenya.

Dalam dokumen resmi Interpol ini, disebutkan bahwa Samantha menjadi buronan atas kasus kepemilikan bahan peledak dan persekongkolan tindak kejahatan pada Desember 2011. Diduga keras, surat perintah penangkapan Interpol ini merujuk pada rencana pengeboman sebuah resor setempat pada tahun 2011 lalu yang melibatkan wanita berumur 29 tahun ini.

Rupanya, Samantha pergi ke Kenya bersama sejumlah koleganya. Pada saat inilah, dia disebut-sebut terlibat dalam perencanaan serangan bom di kawasan wisata setempat saat musim liburan Natal.

Sejumlah informasi intelijen menyebutkan bahwa Samantha sudah sejak lama aktif dalam aktivitas militan terorisme di Afrika. Dia juga disebut-sebut sebagai salah satu juru bicara kelompok militan asal Somalia, Al Shabaab yang mendalangi serangan di mal Nairobi tersebut.

(mad/ita)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%